Gempur TB hingga ke Pelosok, Kolaborasi FK Unhas dan FK UMB di Padang Lambe Menuju Palopo Bebas Tuberkulosis

PALOPO — Rangkaian Bakti Sosial berskala masif yang diselenggarakan oleh Program Studi Sarjana dan Profesi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) dan Universitas Mega Buana (UMB) Palopo resmi berakhir pada hari kedua, Sabtu (11/04/2026). Mengusung semangat pengabdian tanpa batas, ratusan delegasi bergerak dari pusat kota menuju Kelurahan Padang Lambe untuk memberikan pelayanan kesehatan langsung di tengah-tengah masyarakat.

Agenda strategis yang dipusatkan di sekitar Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Padang Lambe ini diawali dengan seremoni pembukaan pada pagi hari. Momentum ini menjadi semakin bersejarah dengan dilaksanakannya Launching Desa Binaan UMB, sebuah wujud komitmen berkelanjutan dalam membangun ekosistem kesehatan warga setempat. Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, Irsan Anugrah, S.K.M., M.M., menyoroti urgensi pemilihan lokasi ini yang sangat krusial dalam peta persebaran penyakit menular.

“Bagaimana kita bisa menekan distribusi penularan tuberkulosis, di kota palopo sendiri di wilayah Padang Lambe cukup tinggi,” tegas Irsan Anugrah, S.K.M., M.M. Ia juga menyambut baik inisiatif kolaboratif yang disahkan pada hari tersebut. “Kita dengar bersama-sama tadi penyampaian dari ibu professor bahwa kelurahan Padang Lambe ini akan dijadikan sebagai kelurahan binaan, dan kita telah melakukan penandatangaanan MoU tadi antara pak lurah dan dekan FK UMB,” tambahnya.

Sinergi ini tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembinaan antar institusi pendidikan kedokteran. Hal ini ditegaskan oleh dr. Muhammad Sidharta Krisna Selis, Sp.U, selaku Kepala Program Studi FK UMB. “Semoga bimbingan dari unhas terhhadap fk mega buana terus berlanjut kerja sama pun terus berlanjut, bahkan nanti ketika nanti kita terpisah dari unhas, tetap unhas bersedia membimbing dan memberikan pengarahan kepada kita,” tuturnya.

Setelah seremoni dan proses registrasi warga selesai, tim medis langsung melaksanakan ekspansi pelayanan. Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kedokteran Komunitas (IKM-IKK) bersama Mahasiswa Program Profesi Dokter (MPPD) dan kader mahasiswa UMB melakukan pendampingan kader serta skrining awal kontak Tuberkulosis (TB) secara proaktif, menyasar mahasiswa dan keluarga yang memiliki riwayat kontak dengan pasien TB.

Secara paralel di area PKM Padang Lambe, serangkaian intervensi medis komprehensif turut digelar bagi masyarakat umum. Layanan ini meliputi penyuluhan terpadu mengenai TB, Gizi, dan Mikrobiologi, yang dilanjutkan dengan skrining gizi serta skrining awal TB. Tidak ketinggalan, agenda Pemeriksaan Kesehatan umum juga difasilitasi dengan sangat inklusif, menjangkau pasien dari segala rentang usia, termasuk anak-anak. Pelayanan menyeluruh ini dimungkinkan berkat kolaborasi erat antara Departemen Ilmu Penyakit Dalam (IPD), Ilmu Kesehatan Anak, Pulmonologi, Mikrobiologi, Ilmu Gizi, serta MPPD.

Kehadiran pakar lintas spesialisasi ini memastikan bahwa setiap keluhan warga, baik pediatrik maupun dewasa, mendapatkan penanganan klinis yang akurat. Antusiasme warga terhadap hadirnya para ahli ini mendapat apresiasi khusus dari Prof. Dr. dr. Rina Masadah, M.Phil, Sp.PA(K), DFM, Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, dan Inovasi. “Kami melihat bagus sekali kegiatan dua hari ini, banyak pasien yang datang berobat, maupun kami juga membawa dokter dokter ahli dari unhas memberikan langsung penyuluhan kesehatan untuk masyarakat yang ada di kelurahan ini pada hari ini dan masyarakat setempat sangat antusias, mengikuti kegiatan penyuluhan dan membawa keluarganya untuk pemeriksaan kesehatan,” paparnya.

Tepat setelah seluruh pelayanan kesehatan dan penyuluhan tuntas dilaksanakan pada tengah hari, tim panitia dan tenaga medis melakukan persiapan kepulangan. Rombongan besar FK Unhas secara resmi bertolak kembali ke Makassar pada malam harinya, menutup lembaran pengabdian di Kota Palopo dengan warisan dedikasi dan empati yang akan terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Penulis : Khalish Alwahhabu Nur Ilham