Komitmen Tuntaskan Tuberkulosis, FK Unhas Gelar Pelatihan Kader TB Berbasis Interprofesional untuk Ratusan Mahasiswa Kesehatan UMB

PALOPO — Program Studi Sarjana dan Profesi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) sukses menyelenggarakan kegiatan “Pelatihan Kader Tuberkulosis (TB) Mahasiswa Berbasis Interprofesional” pada Jumat (10/04/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 150 mahasiswa kesehatan UMB yang berlokasi di Aula Kampus 2 Universitas Mega Buana (UMB) Palopo. Kegiatan ini menjadi bukti langkah konkret institusi pendidikan dalam memperkuat barisan tenaga kesehatan masa depan untuk mengeliminasi kasus TB di masyarakat.

Inisiatif pelatihan ini diampu oleh sinergi tiga departemen pakar di FK Unhas, yakni Departemen Pendidikan Kedokteran, Pulmonologi, serta Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kedokteran Komunitas (IKM-IKK). Pendekatan interprofessional sengaja dikedepankan agar para calon dokter tidak hanya terampil dari sudut pandang klinis, tetapi juga komprehensif dalam aspek pencegahan, edukasi komunitas, hingga promosi kesehatan yang menjadi pilar utama penanganan penyakit menular tersebut.

Kehadiran 150 mahasiswa kesehatan UMB yang antusias memenuhi Aula Kampus 2 UMB menunjukkan komitmen tinggi para calon tenaga medis terhadap penanggulangan TB. Selama pelatihan, peserta bukan sekadar menerima pemaparan materi dari dokter pakar FK Unhas, melainkan dibekali keterampilan praktis untuk menjadi “Kader TB” yang proaktif. Mereka dilatih untuk mampu mengenali gejala awal, memahami alur pendampingan pasien, hingga strategi komunikasi untuk menghapus stigma negatif terkait tuberkulosis yang masih sering beredar.

Hal ini sesuai dengan yang dirasakan oleh salah satu mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UMB, “Kegiatan ini membantu saya memahami pentingnya kerja sama antara mahasiswa keperawatan, kedokteran, dan kesehatan masyarakat. Selain itu, saya juga mengetahui peran masing-masing profesi, melatih komunikasi, dan menambah wawasan dalam penanganan serta edukasi kasus tuberkulosis secara lebih menyeluruh,” ujar Rezha.

Melalui pelatihan lintas institusi ini, diharapkan para mahasiswa kesehatan UMB yang telah dilatih dapat segera mengambil peran sebagai agen perubahan (agent of change) di lingkungan sekitarnya. Sinergi strategis antara FK Unhas dan UMB ini juga menjadi bukti nyata pengabdian perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah, memastikan edukasi dan penanggulangan TB dapat dilakukan secara lebih masif dan tepat sasaran menuju Indonesia Bebas TB, sesuai dengan yang disampaikan oleh narasumber ahli, sekaligus pemateri TB pada kegiatan, Dr. dr. Harry Akza Putrawan, Sp. P, “Dengan program ini, kita bisa menemukan kasus-kasus TBC secara aktif sehingga kita bisa mengobati sampai sembuh pasien-pasien tersebut dan memutus rantai-rantai penularan tersebut di masyarakat”.

Penulis : Khalish Alwahhabu Nur Ilham