KBGO Semakin Marak? Inpsiring Dialog Bersama Mahasiswa, Kementerian PPPA ,dan Pakar Lain Kupas Tuntas Isunya.
Inspiring Dialog merupakan suatu wadah yang disediakan dalam bentuk program kerja dari Kementerian Kajian Strategis dan Advokasi. Konsep dari acara ini adalah Webinar Nasional untuk mempertemukan antara mahasiswa di seluruh Indonesia dengan para narasumber-narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya dengan harap dapat dijadikan sumber ilmu yang kredibel bagi kita semua dalam menghadapi isu danpermasalahan yang terjadi di sekitar kita. Kegiatan Dialog ini diadakan pada hari Minggu, 7 November 2021 mulai dari pukul 10.15-17.35 WITA dengan mengusung tema “Melawan Pelecehan Seksual Berbasis Gender di Ruang Digital.
Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (BEM Kema FK Unhas) sebelumnya pernah menyelenggarakan kegiatan serupa pada tahun 2017 dengan nama I-Share. Berbeda dengan I-Share yang mengusung konsep debat dalam membahas isu. Rangkaian kegiatanya Inspiring Dialog terdiri dari penerimaan materi dari 3 narasumber dan mini-online Campaign. Pemateri yang dihadirkan seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak (PPPA); Sabrina Maidah M.Psi., Psikolog; dan Irwan Saputro, M.Psi., Psikolog. Online Campaign dilakukan dengan mengajak para peserta untuk membagikan infografis terkait Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) yang disediakan oleh panitia di sosial media masing-masing
Persiapan dari Webinar Nasional ini membutuhkan waktu 1 bulan. Kendala terbesar yang dialami selama proses persiapan acara adalah miskomunikasi yang banyak terjadi karena rapat dan koordinasi yang dilakukan kebanyakan secara online. Selain itu beberapa progres yang terhambat karena banyaknya panitia yang memiliki kesibukan lain.
Saat menutup wawancara, Muhammad Fadhil menyampaikan pesan dan kesanya selama menjadi ketua panitia inspiring dialog. “Kesan saya pribadi untuk kegiatan ini yaitu Challenging, karena kebanyakan panitia masih belum saling kenal dengan satu sama lain dan chemistry yang dapat dibangun hanya secara online saja sehingga menimbulkan beberapa miskomunikasi dan progres yang kadang terhambat. Untuk pesan saya sendiri, mungkin akan lebih baik jika dalam pengaturan anggota kepanitiaan di BEM selanjutnya lebih memperhatikan anggota yang tergabung dalam lebih dari satu kepanitiaan dalam waktu yang bersamaan, sehingga tidak bertumpuk secara jadwal kegiatan. Kita bisa dengan mengajak anggota kema yang belum tergabung dengan kepanitiaan lain, sehingga mahasiswa terkait dapat fokus pada satu kegiatan dan juga tidak terlalu mengganggu perkuliahaannya. Selain itu, kita juga dapat memberikan lebih banyak kesempatan bagi tiap mahasiswa untuk sama-sama berkembang. Kemudian, saya juga berharap BEM dalam menyelenggarakan kegiatan nasional kedepannya dapat mengundang lebih banyak narasumber yang berpengalaman dan ahli di bidangnya, seperti dari kementerian negara misalnya, selain untuk kepentingan sumber ilmu, tapi juga dapat meningkatkan eksistensi Fakultas Kedokteran Unhas secara nasional. Namun Secara keseluruhan, saya sangat berterima kasih kepada BEM KEMA FK Unhas yang telah memberikan saya dan teman-teman panitia yang lain kesempatan untuk sama-sama berproses dalam kepanitiaan ini. Saya juga ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman panitia yang telah memberikan kinerja yang sangat baik meskipun ditengah padatnya jadwal ujian di perkuliahaan dan juga walaupun banyak kepanitiaan yang jadwalnya bersamaan tapi kegiatan ini bisa tetap berjalan sesuai yang diharapkan.,” tuturnya.
Neonebula