Ungkapan cinta Sinovia untuk IBU- puisi “Tentang Ibu”

Setiap hari adalah tentangmu ibu
Sebab tak ada momentum lain yang membuatku acuh terhadap kasihmu.
Setiap waktu adalah tetap tentangmu
Sebab kau adalah bunga di seluruh musim.
Hari ibu terlalu singkat untuk memujimu dalam kalimat
Sebab kau adalah cerita yang tidak akan ku temukan tamatnya.

Cinta kasihmu memang niskala tapi tetap hangat terasa
Tak ada bahasa yang lebih sulit di terjemahkan, selain yang pernah kau utarakan
Kadang sarkasme yang terdengar, namun hatimu sarat kasih sayang
Kadang amarah yang membuncah, namun cintamu tetap menjadi braktea keluarga

Tak ada jemunya aku memelukmu dalam doa-doaku
Rimbun dan suburlah kau disana
Bagiku, dalam rahimmu adalah surga pertamaku, dan ditelapak kakimulah firdausku kelak

Sampai jumpa dihari yang lebih panjang dari sekedar 22 Desember, Ibu.
Doa akan menjadi jembatan penghubung kita untuk bertemu di firdaus kelak!

Ruang Harap
Dalam rindu di tanggal 22 Desember

(Eka Hesti H)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *