KANKER CHOLANGIOCARCINOMA, KANKER GANAS DI SALURAN EMPEDU
Apa Itu Kanker Cholangiocarcinoma ?
Kanker Cholangiocarcinoma atau biasanya disebut dengan kanker saluran empedu merupakan bagian dari keluarga tumor yang dikenal dengan sebagai adenocarcinomas, yang berasal dari jaringan kelenjar. Pada beberapa kasus lainnya cholangiocarcinoma adalah sel tumor tipe karsinoma sel skuamosa, yang berkembang di sel skuamosa yang melapisi saluran pencernaan.
Kanker saluran empedu tumbuh di dalam organ saluran empedu. Saluran empedu sendiri merupakan saluran tipis berukuran sepanjangan 4-5 inci yang befungsi memindahkan cairan empedu dari hati dan kantong empedu ke usus halus. Jika sudah berada di usus halus, cairan empedu berfungsi membantumencerna lemak di dalammakanan yang kitamakan.
Kanker yang juga disebut dengan cholangiocarcinoma ini merupakan jenis kanker yang sangat jarang terjadi yang lebih sering menyerang pria ketimbang wanita. Pada umumnya, jenis kanker yang termasuk langka ini menyerang orang berusia 50-70 tahun, tapi dapat pula dialami oleh semua usia. Penyakit ini merupakan kanker yang sulit diobati. Pada beberapa orang, pengobatan dapat menghancurkan kanker. Sementara pada sebagian pasien lain, kanker tidak dapat hilang sepenuhnya.
Apa Saja Penyebab Kanker Cholangiocarcinoma ?
Inflamasi jangka panjang pada organ saluran empedu menjadi penyebab utama penyakit ini. Salah satu contoh inflamasi yang bisa menyebabkan kanker saluran empedu adalah primarysclerosingcholangitis. Inflamasi tersebut menyebabkan adanya luka di saluran empedu. Berikut beberapa kondisi yang bisa meningkatkan risiko kanker saluran empedu:
Batu saluran empedu: Kondisi yang mirip dengan batu empedu, namun ukurannya lebih kecil.
Kista koledokus: Perubahan pada sel-sel di dinding kantung empedu yang terhubung ke saluran empedu. Perubahan sel-sel tersebut juga bisa menjadi pertanda kanker.
Infeksi trematode hati: Trematoda adalah sejenis cacing parasit yang bisa menyerang hati. Infeksi ini bisa terjadi jika Kamu mengonsumsi ikan mentah yang terinfeksi cacing-cacing parasit kecil tersebut. Cacing tersebut bisa mengendap di saluran empedu dan menyebabkan kanker.
Sirosis: Kerusakan pada hati yang disebabkan alkohol dan hepatitis. Kondisi ini bisa membentuk jaringan luka, dan meningkatkan risiko kanker saluran empedu.
Refluks: Ketika cairan pancreas Kembali lagi kedalam saluran empedu (reflkus), cairan tidak dapat kembai lagi. Cairan ini dapat mengiritasi saluran empedu dan memicu kanker.
Apakah Kanker Cholangiocarcinoma Terbagi Dalam Beberapa Jenis ?
Dokter membagi kanker saluran empedu (cholangiocarcinoma) menjadi 2 jenis berdasarkan lokasi bermulanya kanker, yaitu:
- Kanker saluran empedu yang bermula dari luar hati (extrahepatic)
Tipe kanker saluran empedu ini lebih sering ditemukan dan lebih mudah ditangani. Kanker dapat terbentuk pada dua area:
Perihilar cholangiocarcinoma : Kanker ini terbentuk pada bagian hilum, yaitu lokasi tempat saluran empedu kiri dan kanan menyatu menjadi saluran hepatik.
Distal cholangiocarcinoma : Kanker ini terbentuk pada bagian distal, yaitu lokasi tempat saluran hepatik melewati pankreas.
- Kanker saluran empedu yang bermula di dalam hati (intrahepatic)
Kanker ini terjadi pada saluran empedu yang terdapat di dalam hati. Kanker ini terkadang digolongkan sebagai kanker hati.
Apakah Gejala Bila Seseorang Mengalami Kanker Cholangiocarcinoma ?
Gejala kanker saluran empedu bervariasi tergantung lokasinya, namun umumnya dapat berupa:
- Berubahnya warna kulit dan mata menjadi kuning (jaundice)
- Urin berwarna gelap dan feses berwarna pucat
- Kulit terasa gatal, bisa disebabkan karena jaundice atau kanker itu sendiri
- Nyeri pada perut yang menjalar hingga ke punggung
- Mual dan muntah
Gejala yang jarang namun dapat terjadi adalah pembesaran hati, limpa, atau kantung empedu. Pasien juga dapat mengalami gejala-gejala umum seperti:
- Selalu merasa lelah
- Menurunnya berat badan tanpa sebab
- Demam
- Menggigil
- Penurunan nafsu makan
Apakah Diagnosis Kanker Cholangiocarcinoma ?
Dokterakan menggunakan beberapa metode untuk menentukan jika Kamu terkena kanker saluran empedu. Berikut beberapa pemeriksaan yang akan dilakukan:
Pemeriksaan fisik: Dokter akan melakukan medicalcheckup lengkap dan menanyakan tentang kesehatan, riwayat penyakit kanker dan hati di keluarga, gaya hidup dan kebiasaan, seperti minum alkohol atau merokok. Dokter juga akan memerhatikan gejala kanker saluran empedu pada fisik Kamu, seperti penyakit kuning. Dokter juga akan memeriksa adanya penumpukan cairan di perut.
Tes darah: Beberapa tes darah dilakukan untuk memastikan hati bekerja dengan baik. Beberapa tes darah lainnya dikhususkan untuk mendeteksi pertanda tumor. Dokter juga akan memeriksa kadar bilirubin.
USG abdominal: Tes untuk melihat dan mendeteksi tumor.
CT scan atau MRI: CT adalah pemeriksaan X-ray untuk memeriksa keadaan di dalam tubuh secara mendetail. MRI juga memiliki fungsi yang sama, melihat keadaan di dalam suatu organ dan struktur dalam tubuh. Keduanya bisa digunakan untuk menemukan tumor, melihat ukurannya, serta lokasinya di hati.
Cholangioscopi: Tes ini khusus untuk memeriksa masalah di saluran empedu.
Biopsi: Dokter mengambil sampel sel saluran empedu dan melakukakan pemeriksaan di bawah mikroskopi untuk mengonfirmasi diagnosis.
ApakahPengobatanPenderitaKanker Cholangiocarcinoma ?
Pengobatankanker saluran empedu biasanya menggunakan metode kombinasi. Berikut beberapa pilihan pengobatan yang ada:
Operasi: Ada 2 jenis operasi. Operasi kuratif, berarti dokter masih bisa melakukan operasi pengangkatan tumornya. Sementara itu, operasi paliatif berarti penanganan hanya untuk meredakan gejalanya atau mengobati komplikasi, karena kankernya sudah menyebar dan tidak bisa diangkat.
Radiasi: Metode ini menggunakan X-ray berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker. Dokter bisa memilih pengobatan ini sebelum operasi untuk mengecilkan tumor dan mempermudah operasi. Kalau kankernya tidak bisa diangkat namun belum tersebar ke organ lain, radiasi bisa mengontrol penyakitnya.
Kemoterapi: Pengobatan ini juga pada umumnya digunakan sebelum operasi untuk mengecilkan tumor dan meningkatkan tingkat kesuksesan operasi. Kemoterapi juga bisa digunakan setelah operasi, untuk menurunkan risiko kambuhnya kanker.
Transplantasi hati: Ini merupakan pengobatan yang jarang digunakan. Pasalnya, sulit mendapatkan hati baru. Namun, pengobatan ini juga bisa mengobati kanker.
Sumber :
- National Cancer Institute. BileDuct Cancer (cholangiocarcinoma). NIH website. 2021
- National Health Service. Whatisbileduct cancer?. NHS website. 2020
- Mayo Clinic. Diseases and Conditions. Cholangiocarcinoma (Bile Duct Cancer). 2018
- Lights, V. Leonard, M. Healthline. Bile Duct Cancer. 2018
- National Health Service UK. Health A-Z. Bile Duct Cancer (Cholangiocarcinoma). 2016
Apa Itu Kanker Cholangiocarcinoma ?
Kanker Cholangiocarcinoma atau biasanya disebut dengan kanker saluran empedu merupakan bagian dari keluarga tumor yang dikenal dengan sebagai adenocarcinomas, yang berasal dari jaringan kelenjar. Pada beberapa kasus lainnya cholangiocarcinoma adalah sel tumor tipe karsinoma sel skuamosa, yang berkembang di sel skuamosa yang melapisi saluran pencernaan.
Kanker saluran empedu tumbuh di dalam organ saluran empedu. Saluran empedu sendiri merupakan saluran tipis berukuran sepanjangan 4-5 inci yang befungsi memindahkan cairan empedu dari hati dan kantong empedu ke usus halus. Jika sudah berada di usus halus, cairan empedu berfungsi membantumencerna lemak di dalammakanan yang kitamakan.
Kanker yang juga disebut dengan cholangiocarcinoma ini merupakan jenis kanker yang sangat jarang terjadi yang lebih sering menyerang pria ketimbang wanita. Pada umumnya, jenis kanker yang termasuk langka ini menyerang orang berusia 50-70 tahun, tapi dapat pula dialami oleh semua usia. Penyakit ini merupakan kanker yang sulit diobati. Pada beberapa orang, pengobatan dapat menghancurkan kanker. Sementara pada sebagian pasien lain, kanker tidak dapat hilang sepenuhnya.
Apa Saja Penyebab Kanker Cholangiocarcinoma ?
Inflamasi jangka panjang pada organ saluran empedu menjadi penyebab utama penyakit ini. Salah satu contoh inflamasi yang bisa menyebabkan kanker saluran empedu adalah primarysclerosingcholangitis. Inflamasi tersebut menyebabkan adanya luka di saluran empedu. Berikut beberapa kondisi yang bisa meningkatkan risiko kanker saluran empedu:
Batu saluran empedu: Kondisi yang mirip dengan batu empedu, namun ukurannya lebih kecil.
Kista koledokus: Perubahan pada sel-sel di dinding kantung empedu yang terhubung ke saluran empedu. Perubahan sel-sel tersebut juga bisa menjadi pertanda kanker.
Infeksi trematode hati: Trematoda adalah sejenis cacing parasit yang bisa menyerang hati. Infeksi ini bisa terjadi jika Kamu mengonsumsi ikan mentah yang terinfeksi cacing-cacing parasit kecil tersebut. Cacing tersebut bisa mengendap di saluran empedu dan menyebabkan kanker.
Sirosis: Kerusakan pada hati yang disebabkan alkohol dan hepatitis. Kondisi ini bisa membentuk jaringan luka, dan meningkatkan risiko kanker saluran empedu.
Refluks: Ketika cairan pancreas Kembali lagi kedalam saluran empedu (reflkus), cairan tidak dapat kembai lagi. Cairan ini dapat mengiritasi saluran empedu dan memicu kanker.
Apakah Kanker Cholangiocarcinoma Terbagi Dalam Beberapa Jenis ?
Dokter membagi kanker saluran empedu (cholangiocarcinoma) menjadi 2 jenis berdasarkan lokasi bermulanya kanker, yaitu:
- Kanker saluran empedu yang bermula dari luar hati (extrahepatic)
Tipe kanker saluran empedu ini lebih sering ditemukan dan lebih mudah ditangani. Kanker dapat terbentuk pada dua area:
Perihilar cholangiocarcinoma : Kanker ini terbentuk pada bagian hilum, yaitu lokasi tempat saluran empedu kiri dan kanan menyatu menjadi saluran hepatik.
Distal cholangiocarcinoma : Kanker ini terbentuk pada bagian distal, yaitu lokasi tempat saluran hepatik melewati pankreas.
- Kanker saluran empedu yang bermula di dalam hati (intrahepatic)
Kanker ini terjadi pada saluran empedu yang terdapat di dalam hati. Kanker ini terkadang digolongkan sebagai kanker hati.
Apakah Gejala Bila Seseorang Mengalami Kanker Cholangiocarcinoma ?
Gejala kanker saluran empedu bervariasi tergantung lokasinya, namun umumnya dapat berupa:
- Berubahnya warna kulit dan mata menjadi kuning (jaundice)
- Urin berwarna gelap dan feses berwarna pucat
- Kulit terasa gatal, bisa disebabkan karena jaundice atau kanker itu sendiri
- Nyeri pada perut yang menjalar hingga ke punggung
- Mual dan muntah
Gejala yang jarang namun dapat terjadi adalah pembesaran hati, limpa, atau kantung empedu. Pasien juga dapat mengalami gejala-gejala umum seperti:
- Selalu merasa lelah
- Menurunnya berat badan tanpa sebab
- Demam
- Menggigil
- Penurunan nafsu makan
Apakah Diagnosis Kanker Cholangiocarcinoma ?
Dokterakan menggunakan beberapa metode untuk menentukan jika Kamu terkena kanker saluran empedu. Berikut beberapa pemeriksaan yang akan dilakukan:
Pemeriksaan fisik: Dokter akan melakukan medicalcheckup lengkap dan menanyakan tentang kesehatan, riwayat penyakit kanker dan hati di keluarga, gaya hidup dan kebiasaan, seperti minum alkohol atau merokok. Dokter juga akan memerhatikan gejala kanker saluran empedu pada fisik Kamu, seperti penyakit kuning. Dokter juga akan memeriksa adanya penumpukan cairan di perut.
Tes darah: Beberapa tes darah dilakukan untuk memastikan hati bekerja dengan baik. Beberapa tes darah lainnya dikhususkan untuk mendeteksi pertanda tumor. Dokter juga akan memeriksa kadar bilirubin.
USG abdominal: Tes untuk melihat dan mendeteksi tumor.
CT scan atau MRI: CT adalah pemeriksaan X-ray untuk memeriksa keadaan di dalam tubuh secara mendetail. MRI juga memiliki fungsi yang sama, melihat keadaan di dalam suatu organ dan struktur dalam tubuh. Keduanya bisa digunakan untuk menemukan tumor, melihat ukurannya, serta lokasinya di hati.
Cholangioscopi: Tes ini khusus untuk memeriksa masalah di saluran empedu.
Biopsi: Dokter mengambil sampel sel saluran empedu dan melakukakan pemeriksaan di bawah mikroskopi untuk mengonfirmasi diagnosis.
ApakahPengobatanPenderitaKanker Cholangiocarcinoma ?
Pengobatankanker saluran empedu biasanya menggunakan metode kombinasi. Berikut beberapa pilihan pengobatan yang ada:
Operasi: Ada 2 jenis operasi. Operasi kuratif, berarti dokter masih bisa melakukan operasi pengangkatan tumornya. Sementara itu, operasi paliatif berarti penanganan hanya untuk meredakan gejalanya atau mengobati komplikasi, karena kankernya sudah menyebar dan tidak bisa diangkat.
Radiasi: Metode ini menggunakan X-ray berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker. Dokter bisa memilih pengobatan ini sebelum operasi untuk mengecilkan tumor dan mempermudah operasi. Kalau kankernya tidak bisa diangkat namun belum tersebar ke organ lain, radiasi bisa mengontrol penyakitnya.
Kemoterapi: Pengobatan ini juga pada umumnya digunakan sebelum operasi untuk mengecilkan tumor dan meningkatkan tingkat kesuksesan operasi. Kemoterapi juga bisa digunakan setelah operasi, untuk menurunkan risiko kambuhnya kanker.
Transplantasi hati: Ini merupakan pengobatan yang jarang digunakan. Pasalnya, sulit mendapatkan hati baru. Namun, pengobatan ini juga bisa mengobati kanker.
Sumber :
- National Cancer Institute. BileDuct Cancer (cholangiocarcinoma). NIH website. 2021
- National Health Service. Whatisbileduct cancer?. NHS website. 2020
- Mayo Clinic. Diseases and Conditions. Cholangiocarcinoma (Bile Duct Cancer). 2018
- Lights, V. Leonard, M. Healthline. Bile Duct Cancer. 2018
- National Health Service UK. Health A-Z. Bile Duct Cancer (Cholangiocarcinoma). 2016
MAR