Panelis bersama kedua calon presiden BEM KEMA FK UNHAS
DEBAT CALON PRESIDEN BEM KEMA FK UNHAS 2019
DEBAT CALON PRESIDEN BEM KEMA FK UNHAS 2019

(2/2/2019) Setelah orasi pada 1/2/2019 kemarin, tahapan selanjutnya yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Keluarga Mahasiswa (Kema) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) sebelum Pemilihan Umum (Pemilu) untuk menentukan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang baru adalah debat calon presiden BEM Kema FK Unhas 2019-2020.
Debat ini dibuka oleh Indah Nurul Khaerunissa selaku pembawa acara pada pukul 14:20 WITA yang bertempat di LT5 FK Unhas dan dilanjutkan oleh pembacaan tata tertib oleh Miftahul Ulum Mukhtamar selaku moderator debat. Rangkaian kegiatan debat ini terdiri dari empat sesi yakni pemaparan visi dan misi, pertanyaan panelis, pertanyaan warga kema dan pertanyaan antar kandidat.
Pada sesi kedua, pertanyaan yang diajukan kepada kedua kandidat calon presiden BEM Kema FK Unhas diwakili oleh mantan Presiden BEM Kema FK Unhas periode 2016-2017, Lalu rahmat Yuanda Aji, mantan Presiden Bem Kema FK Unhas periode 2017-2018, Ahmad Nursyamsir dan Ketua angkatan 2015, Mukti Mukhtar. Adapun untuk sesi ketiga yakni pertanyaan warga Kema diwakili oleh Imam Mobilinggo (angkatan 2016), Adi Ahdiat (angkatan 2014) dan Andi Faiz Batara Achdar (angkatan 2017).
Debat kali ini berlangsung dengan lancar. Setiap kandidat calon mampu memaparkan setiap visi dan misinya dengan penuh percaya diri dan menjawab setiap pertanyaan yang diberikan dengan baik. Pada debat kali ini masing-masing kandidat calon Presiden BEM Kema FK Unhas periode 2019-2020 menekankan bahwa kepentingan Kema adalah yang utama. Debat ini diakhiri oleh statement dari masing-masing kandidat calon dan tepuk tangan meriah oleh warga Kema yang hadir dalam debat kali ini.
Keberhasilan debat kali ini tidak lepas dari usaha dan kerja keras dari panitia KPU FK Unhas periode 2019-2020 yang tak kenal lelah meluangkan waktunya untuk mempersiapkan berbagai agenda dalam menyambut Pemilu Presiden BEM Kema FK Unhas periode 2019-2020.

“Pelaksanaan debat calon Presiden BEM Kema FK Unhas periode 2019-2020 lebih kompleks dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena waktu yang tersedia cukup memadai. Pada debat kali ini juga ada tambahan sesi yakni tanya jawab antar kedua kandidat calon. Untuk segi pertanyaannya baik dari panelis, warga kema saya rasa sudah cukup memberi gambaran terkait keadaan kema saat ini dan bagaimana langkah konkret nyata yang diambil oleh calon Presiden BEM. Saya harap kedepannya warga Kema lebih berperan aktif lagi dalam debat calon Presiden BEM Kema FK Unhas karena dari tahun ke tahun kegiatan ini masih minim peserta dibandingkan agenda lain yang dilakukan KPU dalam menyambut Pemilihan Presiden BEM Kema FK Unhas. Mungkin hal ini bisa jadi bahan evaluasi bagi pihak KPU agar lebih mensosialisasikan kegiatan ini dan dibantu oleh pihak internal dari tiap-tiap angkatan untuk menambah kesadaran warga Kema untuk hadir di acara penting seperti ini. Saya berharap untuk kedua kandidat calon Presiden BEM Kema FK Unhas periode 2019-2020 yang nantinya terpilih mampu memberikan yang terbaik untuk Kema dan tidak ada kekecewaan bagi yang tidak terpilih karena kita semua tahu tujuan kita adalah untuk membangun Kema menjadi lebih baik jadi siapapun yang terpilih akan memberikan yang terbaik untuk Kema ke depannya” ungkap Najwatul Husna selaku panitia KPU periode 2019-2020
(Eka Hesti Hastuti, Siti Hainun)