Ekplorasi Potensi Diri Menuju Generasi yang Adaptif dan Inovatif – BEM FK UNHAS
Menurut penelitian, banyak mahasiswa kedokteran yang sulit dan gagal mengelola stresnya. Selain itu, mereka mengeluhkan sulit beradaptasi, dan merasa sulit untuk memahami pembelajaran. Bahkan ada yang tidak tahu akan menjadi dokter seperti apa di masa depan. Berangkat dari hasil penelitian ini, Kementerian Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (BEM FK UNHAS) menyelenggarakan kegiatan yang dapat membantu mahasiswa kedokteran untuk bisa mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut.
Sabtu, (14/11/2020) Kementerian Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (BEM FK UNHAS) menggelar kegiatan dengan tema Medical Student 101 #1: “Eksplorasi Potensi Diri Menuju Generasi yang Adaptif dan Inovatif”. Kegiatan ini dilaksanakan pukul 08.30 WITA-selesai, via aplikasi Zoom Meeting dan Live Youtube. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa baru angkatan 2020 Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin via Zoom Meeting dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin selain angkatan 2020 via Live Youtube.
Seluruh rangkaian acara dipandu oleh Rhagoza sebagai MC, dan di awal acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Faudzil, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Universitas Hasanuddin dan Mars Fakultas Kedokteran UNHAS bersama-sama seluruh peserta. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemberian sambutan oleh Nursyam Bandu yang merupakan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FK UNHAS dilanjutkan dr. Firdaus Hamid sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kemitraan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin juga memberi sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Sebelum memulai materi, seluruh peserta dari angkatan 2020 diminta untuk mengisi pre-test untuk menilai pengetahuan awal dari peserta sebelum mendapatkan materi.

Materi pertama dibawakan oleh dr. Iin Fadhilah Tammase dengan judul “Know Yourself, Start Your Journey”. Di awal materi, dr. Iin menyampaikan quote favoritnya yang berbunyi “Work hard until you no longer have to introduce yourself”. Menurutnya hal tersebut penting karena dengan dikenal banyak orang, justru membuat kita bisa memberi manfaat yang besar kepada orang lain juga, dan membuat kita menjadi lebih bermakna. Pada kesempatan itu juga, dr. Iin berbagi tips untuk ‘meroket’ sejak masa mahasiswa baru yaitu : pertama, tahu apa yang kita suka, selanjutnya mengetahui apa yang kita butuhkan dan dunia butuhkan, tahu apa atau yang mana yang diberi upah, dan terakhir apa yang kita bisa dan bagaimana kemampuan kita. Materi yang dipandu oleh Arifi Jauhary Su’dan sebagai moderator ini ternyata mampu menghidupkan diskusi di akhir materi dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan menarik yang diberikan oleh peserta.

Materi kedua dibawakan oleh dr.Rinvil Renaldi M.Kes, Sp. KJ (K) yang merupakan psikiater anak dan remaja. Materi dengan judul “Master Your Mindset : How to Manage Stress” ini dipandu oleh Reski Ayu Anzar, S.Ked yang merupakan salah satu mahasiswa fase klinik FK UNHAS. Di awal materi dr. Rinvil menjelaskan ciri-ciri mahasiswa yang sehat mental yaitu mahasiswa yang sehat dan bahagia, positif pada diri sendiri dan orang lain, mampu menerima diri sendiri dan orang lain apa adanya, dan mampu menghadapi tantangan kehidupan. Beliau juga mendefinisikan stres sebagai repon tubuh yang tidak spesifik terhadap tekanan/beban/ancaman/perubahan yang dialami. Di akhir materi, dr. Rinvil memberikan beberapa tips untuk management stres yaitu dengan salah satunya rutin melakukan aktivitas fisik dan meditasi untuk menenangkan pikiran. Materi ini tidak kalah menarik dengan materi pertama terbukti dengan banyaknya pertanyaan menarik dan diskusi yang aktif dari peserta.

Materi ketiga yang dipandu oleh Arman Caesar Ramadhan dibawakan oleh Ahmad Taufik Fadilah Zainal yang merupakan ketua angkatan 2017 yang juga sebagai silver medalist pada Indonesian Medical Oympiad Genitourinary 2019. Materi yang dibawakan berjudul “Balancing Campuss Life”. Pada kesempatan tersebut, Taufik menjelaskan langkah-langkah time management yang bisa dilakukan mahasiswa yaitu meliputi : menentukan skala prioritas, membuat list to do yang terjadwal, disiplin waktu, dan menghargai waktu. Ia juga mengutarakan harapannya agar peserta yang hadir pada kesempatan itu bisa menjalani 3,5 tahun masa pre-klinik bukan dengan tujuan mengejar IPK sempurna saja namun juga bisa bergabung dengan organisasi dan mengikuti lomba-lomba untuk mengeksplor dirinya.
Kegiatan ditutup dengan pemberian post-test kepada peserta untuk mengukur pengetahuan peserta setelah diberikan materi. Ketika ditanya seusai acara, Khalisah sebagai salah satu panitia kegiatan tersebut menyampaikan harapannya setelah dilaksanakan acara yang bertajuk Medical Student 101 #1: “Eksplorasi Potensi Diri Menuju Generasi yang Adaptif dan Inovatif” ini. “Harapan saya semoga kegiatan ini dapat dirasakan manfaatnya, baik dari peserta maupun orang-orang yang terlibat di dalam kegiatan ini dan juga saya berharap ilmu yang didapaatkan dapat benar-benar diaplikasikan”, ucap Khalisah. Selain itu, ia juga mengungkapkan harapannya agar BEM KEMA FK UNHAS dapat senantiasa melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dapat memberikan manfaat dan ilmu yang meningkatkan soft skill.
(DHR)