Hiasan balon di sepanjang koridor Fakultas Kedokteran Unhas dalam kegiatan 22 Tahun Ulang Tahun KEMA FK UNHAS

22 Tahun KEMA FK UNHAS

Senin, 23 April lalu Keluarga Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin genap berusia 22 tahun. Perayaan dilakukan dengan sederhana dan tak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Seluruh warga Kema FK Unhas yang mengenakan dresscode merah ditambah dekorasi balon sepanjang koridor menambah kemeriahan acara. Seperti apa kegiatan HUT Kema FK Unhas kali ini? Yuk simak informasi selengkapnya.

Dalam perayaan ulang tahun kali ini, warga Kema disuguhkan tiga permainan seru yaitu lempar ping pong, menembak, dan memecahkan balon. Permainan pertama adalah lempar ping pong di depan bagian logistik. Untuk bisa bermain, peserta harus menjawab pertanyaan terlebih dahulu seputar Kema FK Unhas, kemudian mendapatkan kesempatan bermain sesuai poin dari pertanyaan yang telah dijawab. Pemain harus melemparkan ping pong dengan memantulkannya ke lantai hingga masuk ke dalam gelas. Ada 98 gelas dengan tiga warna berbeda yaitu biru dengan 3 poin, merah 2 poin, dan putih 1 poin. Permainan ini cukup seru karena membutuhkan teknik yang tepat untuk memasukkan bola ke dalam gelas yang berpoin tinggi karena hadiahnya ditentukan dari jumlah poin yang didapatkan. Poin kurang dari 3 akan mendapat permen, poin 3-6 berhadiah sticky note, poin lebih dari 6 akan mendapatkan cokelat. Selanjutnya, permainan menembak papan sasaran di depan Lt. 5. Syarat bermain adalah mengunggah terlebih dahulu foto yang  berpose di stand photobooth keInstagram. Walaupun jarak tembak hanya 2.5 meter, namun permainan ini cukup sulit karena sebelumnya, pemain akan diputar hingga pusing dan sulit fokus sehingga dibutuhkan cara menembak yang tepat untuk peluru bisa tertempel tepat di area poin yang diinginkan dan menghindari area zonk. Area 60 poin mendapat hadiah permen, area 70 dan 90 adalah zonk, area 80 mendapat pulpen, area 100 mendapat pulpen warna warni, dan area 120 mendapat buku note. Permainan terakhir adalah meletuskan balon di depan bagian anatomi. Seperti permainan menembak, syarat untuk bermain adalah mengunggah foto di photobooth. Cara bermain adalah pemain harus melempar balon yang berisi kertas bertuliskan hadiah dengan pin hingga meletus. Hadiahnya juga bervariasi mulai dari pulpen hingga voucher sushi. Namun, pemain juga tidak boleh asal memilih balon karena beberapa berisi kertas kosong bahkan tidak berisi kertas.

Hiasan balon di sepanjang koridor Fakultas Kedokteran Unhas dalam kegiatan 22 Tahun Ulang Tahun KEMA FK UNHAS

Seperti tradisi ulang tahun pada umumnya, perayaan ini lengkap dengan acara potong kue secara simbolis yang menandakan pertambahan usia Kema FK Unhas. Kegiatan tersebut berlangsung di Lt. 5 Fakultas Kedokteran Unhas dan diselenggarakan oleh Kementerian Pengembangan Minat dan Bakat BEM Kema FK Unhas. Dihadiri oleh perwakilan dari tiap Badan Khusus serta Badan Ekstrakurikuler. Achmad Nursyamsir selaku Presiden BEM Kema FK Unhas tahun ini memberikan sambutan sekaligus menyampaikan harapan-harapannya untuk Kema kedepannya. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemotongan kue oleh Presiden BEM, Muh. Adyaksa Siradja selaku Menteri Pengembangan Minat dan Bakat, serta ketua teamwork HUT Kema FK Unhas, Sitti Azhima Azzahra. Sebelum kue dipotong seluruh hadirin berdoa bersama yang dipimpin langsung oleh MC. Kegiatan berakhir dengan makan kue  bersama seluruh hadirin yang hadir pada kegiatan tersebut.

Acara yang diketuai oleh Sitti Azhima Azzahra ini juga dirangkaikan dengan Kema Blood Share atau KBS, salah satu program kerja terbaru dari Kementerian Pengabdian Masyarakat yang bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. KBS mengajak dan mewadahi warga Kema untuk mendonor darah hingga berhasil mengumpulkan total 69 orang pendonor.

“Semoga di umur yang ke-22 ini, Kema FK Unhas bisa lebih baik ke depannya. Sinergitas antar lembaga, konstribusi yang nyata, dibangun dalam bingkai spiritualitas dan kekeluargaan. Jangan tanyakan apa yang telah Kema berikan kepada kalian, tapi tanyakan apa yang telah Anda berikan ke Kema?”, ungkap Achmad Nursyamsir Presiden BEM Kema FK Unhas.

“Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan antar warga Kema dan rasa kepemilikan terhadap Kema. Kema adalah milik kita semua, yang kadang masih ada yang merasa menjadi outsider. Harapannya Kema bisa lebih solid dan kontributif, tidak hanya di ranah Universitas Hasanuddin tapi juga di luar.” Siti Azimah Azzahra koordinator teamwork HUT Kema FK Unhas.

“Ulang tahun Kema kali ini cukup seru dengan 3 games menarik, namun sayang partisipasi warga Kema masih kurang, mungkin karena harus meng-upload foto dan sebagainya. Saran untuk ke depannya kegiatan HUT Kema tidak hanya games saja, bisa diisi dengan sosialisasi dan pengenalan lebih jauh tentang BEM dan program kerjanya. Masih banyak warga Kema yang belum mengenal BEM dan arti serta tugas warga Kema sendiri. Saat ini warga Kema cenderung berkubu-kubu dengan organisasi masing-masing. Ego organisasi masih lebih tinggi dari Kema, perlu upaya untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga sebagai warga Kema.” Ungkap Muh. Nur Cholish anggota Kementerian Kastrad BEM Kema FK Unhas.

“Konsep HUT Kema kali ini tak jauh beda dari tahun-tahun sebelumya. Ada games dan photobooth. Bisa mempererat silaturahmi antar warga Kema, have fun dengan bermain game. Sayangnya tiap orang hanya bisa bermain satu kali dan hanya satu jenis permainan saja, sehingga tidak semua orang tau ada banyak games yang disiapkan. 22 tahun lebih baik dan lebih solid, serta maju ke depannya. Semoga semua warga Kema bisa aktif berkontribusi dalam setiap program kerja BEM ke depannya.” Ungkap Yaumi Mutmainnah. (RA, SUH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *